ASUHAN PADA IBU HAMIL DENGAN DIABETES MELLITUS
ASUHAN PADA IBU HAMIL DENGAN DIABETES MELLITUS
Penyakit DM
dapat merupakan kelainan herediter dengan cirri insufisiensi atau absennya
insulin dalam sirkulasi darah, konsentrasi gula darah tinggi dan kurangnya
glikogenesis. Diabetes dalam kehamilan menimbulkan banyak kesulitan. Penyakit
ini akan menyebabkan perubahan-perubahan metabolic dan hormonal pada penderita
yang juga dipengaruhi oleh kehamilan. Sebaliknya, diabetes akan mempengaruhi
kehamilan dan persalinan.
Kemungkinan
diabetes dalam kehamilan lebih besar bila :
1. Umur sudah mulai tua
2. Multiparitas
3. Gemuk (obesitas)
4. Ada anggota keluarga yang sakit diabetes (herediter)
5. Anak lahir dengan berat badan besar ( di atas 4 kg )
6. Ada sejarah lahir mati dan anak besar.
7. Sering abortus
8. Glukosuria
Klasifikasi
dibuat menurut umur, waktu penyakit timbul, lamanya sakit dan berat penyakit
dan komplikasi :
a. K Kelas
A : Diabetes laten (subkilis
atau diabetes hamil). Uji toleransi
gula tidak normal. Pengobatan tidak memerlukan insulin, cukup dengan diet saja.
prognosis untuk ibu dan janin baik.
b.
K Kelas
B : Diabetes
dewasa diketahui setelah usia 19 tahun, berlangsung kurang dari 10 tahun, tidak
disertai kelainan pembuluh darah.
c.
K Kelas
C : Timbul
pada umur 10 – 19 tahun, menderita selama 10 – 19 tahun, tanpa kelainan
pembuluh darah.
d.
K Kelas
D : Diderita
sejak umur 10 tahun, lama 20 tahun, disertai kelainan pembuluh darah seperti
arteriosclerosis pada retina, tungkai dan renitis.
e.
K Kelas
E :
Telah terjadi kalsifikasi pembuluh darah.
f.
Kelas
F :
Diabetes dengan nefropasia termasuk adanya glomerulonefritis dan pielonefritis.
Diabetes anak remaja (juvenilis) merupakan diabetes yang diderita sejak
anak-anak atau remaja. Karena sedikit atau tidak ada insulin endogen, cenderung
timbul keto-asidosis.
Pada
prediabetik dijumpai kelainan anatomic dan metabolic, namun tanpa gejala yang
jelas. Prediabetik dapat menjadi diabetes bila timbul tekanan (stress) seperti
adanya kehamilan, infeksi, obesitas, emosi dan lain-lain.
1.
Pengaruh
kehamilan, persalinan dan nifas pada diabetes, adalah :
Kehamilan dapat
menyebabkan status prediabetik menjadi manifest (diabetic).
Diabetes akan
menjadi lebih berat oleh kehamilan.
Pada persalinan
yang memerlukan tenaga ibu dan kerja rahim akan memerlukan glukosa yang banyak,
maka bisa terjadi hipoglikemia atau koma.
Dalam masa
laktasi keperluan akan insulin akan bertambah.
2.
Pengaruh diabetes terhadap
kehamilan :
Abortus atau
partus prematurus
Hidramnion
Pre eklamsi
Kesalahan letak
janin
Insufisiensi
plasenta
3.
Pengaruh diabetes terhadap
persalinan :
Inersia uteri
dan atonia uteri
Distosia karena
janin (anak besar, bahu lebar)
Kelahiran mati
Persalinan
lebih sering ditolong secara operatif
Angka kejadian
perdarahan dan infeksi tinggi
Morbiditas dan
mortalitas ibu tinggi
4.
Pengaruh diabetes terhadap
nifas :
Perdarahan dan
infeksi puerperal lebih tinggi
Luka-luka jalan
lahir lambat pulih / sembuh
5.
Pengaruh diabetes terhadap
janin atau bayi :
Sering terjadi
abortus
kematian janin
dalam kandungan setelah 36 minggu
Dapat terjadi
cacat bawaan
Dismaturitas
Janin besar
(bayi kingkong / makrosomia)
Kematian
neonatal tinggi
Kemudian hari
dapat terjadi kelainan neurologik dan psikologik
Diagnosis
Diagnosis dapat
dengan mudah ditegakkan :
a. Anamnesis
Riwayat
persalinan yang lalu, abortus, partus prematurus, kematian janin dan anak
besar.
Riwayat
keluarga (herediter)
Keluhan
sekarang : trias poliuri, polidipsi, polipagi dan pernah berobat sakit gula
pada dokter.
b. Pemeriksaan
Pemeriksaan
urin
Pemeriksaan
kadar gula darah puasa dan post prandiol
Glukosa
toleransi tes (GTT)
Nilai K
Penanganan :
Prognosis :
a. Bila penyakit ditangani oleh dokter ahli penyakit
dalam serta kehamilan dan persalinan diawasi dan ditolong oleh ahli
kebidanan umumnya prognosis baik.
b. Diabetes berat dan diderita lama apalagi ada
komplikasi prognosis buruk.
c. Prognosis bayi jelek : factor-faktor yang meninggikan
morbiditas dan mortalitas bayi adalah :
Berat dan
lamanya sakit dan adanya asetonuri
Insufisiensi
plasenta
Komplikasi dan
distosia persalinan
sindroma gawat
nafas
Prematuritas
dan cacat bawaan
Angka kematian
perinatal 10 – 15 %.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar